DZIKIR
Disusun
Oleh :
GUNDARI
STAI AL-MA'ARIF WAY KANAN
MPI
Smester III
A.
Pengertian
Dzikir
Dzikir
ialah berasal dari bahasa Arab, adz-dzikr
yang berarti mengingat, mengucap atau menyebut, dan berbuat baik. Jika kata
dzikir dikaitkan dengan Islam, maka memiliki pengertian: mengingat dan menyebut asma Allah
SWT. Misalnya dengan membaca: tahlil/tauhid, tasbih, istighfar, atau sholawat,
dan juga berdoa kepada Allah SWT. Sebab dengan berdoa manusia menyadari bahwa
alam semesta dan seluruh isinya ini milik Allah SWT. Karena itu untuk
mewujudkan segala keinginan, dan cita-citanya, manusia butuh pertolongan-Nya.
Zikir ialah suatu kewajiban. Dalilnya ialah:
"Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah (dengan
menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya." [QS Al Ahzab Ayat
41]
Tidak berzikir akan mengakibatkan
seseorang jadi orang yang rugi.
"Hai orang-orang beriman, janganlah hartamu dan
anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barangsiapa yang berbuat
demikian maka mereka itulah orang-orang yang merugi." [QS Al Munaafiquun
Ayat 9]
B.
Manfaat Dzikir
Dengan berzikir hati menjadi
tenteram.
"(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka
manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati
Allah-lah hati menjadi tenteram." [QS Ar Ra’d Ayat 28]
Zikir yang umum setelah salat wajib 5
waktu adalah:
1. Tasbih
("Subhanallahu") 33x
2. Tahmid
("Alhamdulillah") 33x, dan
3. Takbir
("Allahu akbar") 33x.
C.
Dzikir Setelah Shalat
Bacaan dzikir setelah salat.
1. Astaghfirullaahal'azhiim,
alladzi laa ilaha illa huwalhayyul qayyumu, wa atuubu ilaih 3X.
2. Laa ilaaha
illallahu wahdahuu laa syariika lahuu, lahul mulku walahul hamdu yuhyii wa
yumiitu wa huwa 'alaa kulli syay-in qadiir.3X
3. Allaahumma antas
salaamu wa minkas salaamu wa ilaika ya'udus salaamu, fa hayyinaa rabbanaa
bissalaami, wa adkhilnal jannata daarus salaami, tabaarakta rabbanaa wa
ta'aalaita ya dzal jalaali wal ikraam.
4. Bismillahirrahmaanirrahiim.
Alhamdulillaahi Rabbil ‘aalamiin. Ar Rahmaani rrahiim. Maaliki yaumid diin.
Iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin. Ihdinas shiraatal mustaqiim. Siraathal
ladzii na’an ‘amta ‘alaihim, ghairil maghduu bi’alaihim, walad
dhaalliin.Aamiin. (Al Fatihah).
5. Allahu laa
ilaaha illa huwal hayyul qayyumu. Laa ta'khudzuhuu sinatuw wa laa nauum. Lahuu
maa fissamaawaati wa maa fil ardhi. Man dzal ladzii yasfa'u 'indahuu illaa bi
idznihi. Ya'lamu maa baina aidiihim wa maa khalfahum. Wa laa yuhithuuna bi
syai-in min 'ilmihii illaa bi maasyaa-a. Wasi'a kursiyyuhussamaawaati wal
ardha. Wa laa ya-udhuu hifzhuhumaa wahuwal 'aliyyul azhiim. (Ayat Kursi, Al
Baqarah:255)
6. Subhaanallaah
33X
7. Al-hamdulillaah
33X
8. Allaahu Akbar
33X
9. Laa ilaaha
illallahu wahdahuu laa syariika lahuu lahul mulku wa lahul hamdu yuhyii wa
yumiitu wa huwa 'alaa kulli syay-in qadiir.
10. Laa hawla wa laa
quwwqta illaa billaahil 'aliyyil 'azhiim.
11. Astaghfirullaahal'azhiim
3X
12. Laa ilaaha
illallaah 33X
D.
Keajaiban Dzikir
Kisah Nyata suatu ketika pada Tanggal
14 Desember 2013 Saya pulang dari Kulyah sesampainya dirumah saya melihat ibu
saya yang sedang mengandung adik saya mau melahirkan, Padahal menurut ibu
kandungannya baru berumur 7 bulan sedangkan normalnya untuk melahirkan ialah
umur kandungan 9 bulan. Ibu Bidan yang di panggil kerumah pun tak mau mengambil
resiko karena baru berumur 7 bulan, Alhasil dirujuklah ibu ke Rumah Sakit
Bersalin.
Dengan penuh rasa cemas, khawatir
Keluarga kami menunggu hasil pertolongan pertama dokter, Dokter keluar ruangan
dengan berkata, “Ibu Anda harus operasi,karena umur kandungan baru berumur 7
bulan,dan umur ibu sudah 40 tahun atau mau coba bersalin normal dengan bantu
Vacum?”
Kulihat Ayah hanya bisa meneteskan
air mata, dipikiran saya kalau sampai operasi bisa saja gagal ataupun yang
hidup Ibu atau Adik saya saja dan biaya minimal Rp.12.000.000, sedangkan
Keluarga saya hanya punya uang Rp.600.000
Saya tak dapat berkata apa-apa, saya
keluar ruangan menuju Mushola untuk shalat magrib, setelah shalat saya teringat
kata-kata Guru ngaji kecil saya “Sebutlah nama Allah dan pasrahkanlah semua
urusan kepada-Nya apabila kau tak kuasa menghadapinya”
Lalu saya berdzikir dengan bacaan :
Subhanallah 100X
Alhamdulillah 100X
Allahuakbar 100X
Astagfirullah haladzim 100X
Laaillahaillah 100X
Dan berdo’a “Ya Allah Selamatkanlah ibu dan adikku,
kupasrahkan semua ini kepadaMu dan kepadaMulah aku memohon” Amin
1 detik dari saya berkata Amin salah
satu keluarga saya menghampiri dan berkata “adik mu sudah lahir dengan normal”.
Aku pun hanya bisa meneteskan air mata dan tak dapat berkata apa-apa menyaksikan
Anugrah dari Allah SWT yang telah mengabulkan permintaan terbesarku melalui
berdzikir. Begitupula dengan keesokan harinya kulihat tagihan biaya persalinan
sebesar Rp.5.500.000 sedangkan kami hanya punya Rp.600.000 berarti kurang
Rp.4.900.000 dan harus dibayar hari itu juga.
Dengan penuh rasa bingung kucoba
menebar sms ke sanak saudara, teman, sahabat yang intinya mau meminjam uang
sebesar itu, Puji syukur kehadirat Allah SWT yang tak henti-hentinya
memperlihatkan kebesaranNya dihadapanku, hasilnya ada yang meminjami
Rp.500.000, Rp.200.000, Rp.2.500.000, Rp.3.000.000 dan setelah tak
hitung-hitung terkumpul dana kurang lebih Rp.10.000.000 (Sepuluh juta rupiah)
padahal aku hanya perlu dana Rp.4.900.000.
So, buat kaum muslim “Sebut nama
Allah dan pasrahkanlah semua urusan kepada-Nya apabila kau tak kuasa
menghadapinya”. ALLAHUAKBAR
E.
Daftar Pustaka
Al-Qur’an dan
Terjemahanya Perc. Mega Jaya Abadi
http://m2zcell.blogspot.com
